SIMULATOR ARDUINO DAN BREADBOARD
SIMULATOR ARDUINO
1.1 Tinkercard Circuit
Tinkercad merupakan sebuah
platform yang merupakan web penyedia sarana bagi kita untuk belajar secara
online terkait desain 3d, rangkaian elektronikam dan codeblock. Tinkercad
merupakan web besutan dari Autodesk yang sudah cukup terkenal. Jika sebelum-sebelumnya
Autodesk banyak memperkenalkan software-software komputer seperti software
desain, animasi, kini mereka hadir dengan salah satu platform yang bernama
Tinkercad. Sebenarnya, web ini sudah lama didirikan yakni pada tahun 2011.
Walaupun begitu, pengembangan web ini masih berlanjut dan menjadi salah satu
web yang saya rekomendasikan untuk digunakan sebagai media pembelajaran.
Untuk fitur Circuit, kita bisa
membuat rangkaian elektronik dan melakukan simulasi rangkaiannya juga.Tidak
hanya komponen elektronika dasar, pada tinkercad juga menyedikan board-board
mikrokontroler seperti Arduino beserta sensor-sensornya. Kita juga bisa
memasukan program secara online ke board mikrokontroler entah melalui program
blok, maupun program C seperti biasanya. Berikut tampilan simulator arduino pada
tinkercard sirkuit.
BREADBOARD
2.1 Breadboard
Breadboard Arduino adalah sejenis
papan roti yang biasanya digunakan untuk membuat prototype rangkaian
elektronik. Beberapa orang kadang menyebutnya project board atau bahkan protoboard
(prototype board). Pada dasarnya breadboard adalah board yang digunakan untuk
membuat rangkaian elektronik tanpa harus merepotkan pengguna untuk menyolder. Biasanya
papan breadboard ini digunakan untuk membuat rangkaian elektronik sementara
untuk tujuan uji coba atau prototype.
Salah satu keuntungan menggunakan
breadboard adalah komponen-komponen yang dirakit tersebut tidak akan mengalami
kerusakan. Komponen tersebut juga masih bisa dirangkai kembali untuk membentuk
rangkaian yang lainnya. Umumnya breadboard terbuat dari bahan plastik yang juga
sudah terdapat berbagai lubang. Lubang tersebut sudah diatur sebelumnya
sehingga membentuk pola yang didasarkan pada pola jaringan di dalamnya.
Pada breadboard, terdapat
beberapa deretan huruf, angka, dan perpaduan keduanya pada bagian atas breadboard
tepatnya di dekat lubang koneksi. Fungsi deretan huruf, angka dan perpaduannya
tersebut adalah sebagai titik kordinat untuk memudahkanmu dalam memosisikan
kabel jumper di breadboard.
2.2 Fungsi Breadboard
Breadboard berfungsi sebagai media penghantar (konduktor listrik) sekaligus tempat kabel jumper dilekatkan. Sehingga arus dari satu komponen bisa terdistribusi dengan baik sesuai keinginan ke komponen lain tanpa harus merepotkan pengguna untuk melakukan penyolderan atau melakukan bongkar pasang. Salah satu kelebihan tersendiri dari penggunaan breadboard adalah komponen-komponen yang telah dirakit tak akan rusak dan mudah untuk dibongkar pasang. Ini karena papan breadboard merupakan papan tanpa solder (solderless).
2.3 Cara Kerja Breadboard
Secara singkat, papan breadboard bisa dideskripsikan sebagai papan yang
memiliki lubang koneksi berdasarkan pola tertentu. Untuk menghubungkan antara
satu lubang dengan lubang yang lain, maka di bagian bawah lubang tersebut
terdapat logam konduktor listrik yang diposisikan secara khusus. Hal ini
berguna untuk memudahkan pengguna dalam membuat rangkaian. Logam konduktor yang
ada di dalam breadboard umumnya seperti ini:
Berdasarkan gambar di atas, fungsi dari masing-masing jalur
koneksi pada breadboard dengan keterangan warnanya yaitu sebagai berikut:
·
Jalur warna merah, digunakan untuk menempatkan
pin 5V atau kutub positif dari Arduino untuk dihubungkan ke kutub positif
komponen lain.
·
Jalur warna biru, digunakan untuk menempatkan pin
GND atau kutub negatif dari Arduino untuk dihubungkan ke kutub negatif komponen
lain.
·
Jalur warna hijau, digunakan untuk menempatkan
pin digital dari Arduino untuk dihubungkan ke komponen lain.
Selain itu, di bagian tengah papan breadboard terdapat
ruang kosong yang masing-masing pinggirannya terdapat ujung jalur vertikal.
Fungsi dari ruang kosong ini adalah untuk menancapkan langsung ic component.
2.4 Jenis-Jenis Breadboard
Jenis-jenis breadboard dibedakan berdasarkan ukuran masing-masing,
yakni sebagai berikut.
1.
Mini Breadboard
Mini breadboard merupakan jenis terkecil dari papan elektronil solderless yang satu ini. Mini breadboard digunakan untuk membuat sebuah rangkaian mini yang tidak membutuhkan komponen elektronik dalam jumlah banyak. Jumlah lubang koneksi yang dimiliki oleh mini breadboard adalah kurang lebih 170 titik. Titik koneksi digunakan sebagai jalur koneksi dari komponen-komponen elektronik tersebut.
2.
Medium/ Half Breadboard
Medium breadboard merupakan breadboard yang juga dinamakan sebagai half
breadboard. Hal ini karena jumlah lubang koneksinya merupakan setengah dari
jumlah lubang yang dimiliki oleh jenis yang paling besar. Titik koneksi yang
dimiliki oleh breadboard yang satu ini kurang lebih sebanyak 400.
3. Large/Full breadboard
Untuk jenis breadboard yang ketiga ini merupakan jenis yang paling besar. Bagi yang ingin membuat sebuah koneksi komponen elektronik dalam jumlah besar, maka bisa menggunakan large breadboard. Jumlah titik yang dimiliki adalah sebanyak 830 titik.
Sumber:
https://www.teknodika.com/2020/04/mengenal-tinkercad-platform-belajar.html
https://www.aldyrazor.com/2020/05/breadboard-arduino.html
https://www.nesabamedia.com/pengertian-breadboard/





Komentar
Posting Komentar